check list verifikasi kelengkapan dokumen bantuan hibah bisa didownload dilink tersebut ya...
jangan lupa untuk comentnya demi peningkatan blog ini dan bisa menampilkan lebih banyak informasi yang bermanfaat lagi.
KECAMATAN .....................
PERNYATAAN
TANGGUNG JAWAB
Nama :
Jabatan :
Kedudukan :
Pemegang Kekuasaan Pengelola Keuangan Desa ..............
Kecamatan ..........
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam rangka belanja kegiatan
Tahun 2022, Dana .............. yang kami ajukan sebesar Rp.00.000.000,- (nominal ditulis huruf di dalam kurung) menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya
terhadap penggunaan dana sesuai kegiatan dengan pasal anggaran yang tercantum
dalam APBDes Campuranom tahun 2019 dan kami sanggup untuk:
1.
Menggunakan
anggaran secara transparan, tertib administrasi, tepat sasaran, tepat waktu,
dan tepat mutu serta tidak akan melakukan praktek KKN (Koolusi, Korupsi dan
Nepotisme);
2.
Menggunakan
anggaran dengan tidak duplikasi anggaran dari sumber dana lain (kegiatan belum
pernah dan tidak sedang dibiayai oleh sumber pembiayaan yang lain serta bantuan
tidak akan digunakan sebagai biaya pengganti kegiatan lain);
3.
Bertanggung
jawab membuat laporan pertanggungjawaban sesuai penggunaannya.
Demikian surat pernyataan
tanggung jawab ini dibuat untuk dapat digunakan seperlunya dan apabila saya
melanggar saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi, serta
dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang
berlaku.
Kepala Desa..........................
nama terang
sudah lama sekali saya tidak menulis di blog saya ini, kali ini saya ingin mencurahkan hati saya yang selama ini menjadi keresahan.
cerita yang sebenarnya kejadiannya sudah lama sekali tetapi masih teringat jelas didalam ingatan.
jadi awalnya ketika itu saya masih SMA sekitar tahun 2010-2011 tepatnya kelas 1 SMA. dimana disekolahan ada mata pelajaran seni dan ada 3 guru seni disekolah saya.
ketika awal masuk sekolah murid-murid diminta memilih selama 1 tahun pelajaran seni mau seni musik atau seni rupa, ketika itu banyak yang memilih seni musik, jadi ya terpaksa mengikuti yang voting terbanyak.
dipertemuan berikutnya kita diajari kunci-kunci dasar gitar melalui gambar yang kemudian kita catat di buku. selain itu juga diajari tekhnik memetik gitar yang benar dan dikasih tugas untuk menghafalkan kunci gitar dan berlatih dirumah.
saya yang belum pernah belajar gitar sangat kesulitas sekali waktu itu meskipun sudah berlatih di rumah dengan pinjam gitar milik tetangga.
ketika penilaian tiba setiap murid diminta maju kedepan untuk penilaian seperti yang ditugaskan, meskipun saya belum lancar memainkan sesuai kunci yang sudah ditugaskan.
pertemuan berikutnya diminta untuk menyanyikan sebuah lagu bebas dan akan lebih baik nilainya jika sambil memainkan gitar. karena saya memang tidak bisa bermain gitar dan tidak bisa secepat itu bermain gitar hanya dalam waktu 1 atau minggu sehingga saya hanya bernyanyi.
ketika penilaian tiba saya bernyanyi didepan guru sambil menyodorkan teks lirik lagu yang ada kunci gitarnya. dan ini waktu yang sangat membuat saya merasa malu, yaa... komentar guru saya terhadap saya setelah menyanyikan lagu itu adalah " suara kamu itu fals, besok remidi" dari situ saya sudah mulai seperti tidak terima dengan perkataan guru saya.
ya suara saya memang fals karena tidak suka bernyanyi, tidak tahu tekhnik bernyanyi yang bagus, memainkan musik juga tidak bisa tetapi sampai saat ini saya masih berpikir " pantaskah seorang guru berkata demikian kepada muridnya?" karena bagi saya perkataan tersebut sama saja dengan guru yang berkata " kamu bodoh" ke muridnya. Memang perkataan itu sepertinya perkataan yang wajar dan bukan bullyian tetapi yang menjadi permasalahan saya: dia sebagai guru yang seharusnya mengajari murid-muridnya, mendidik murid-muridnya yang tadinya tidak bisa menjadi bisa tetapi yang saya alami waktu itu dia hanya mencotohkan kunci-kunci gitar leat gambar, dan disuruh berlatih sendiri di rumah, dan mempraktekannya sendiri dengan waktu yang hanya berapa minggu. itu tidak benar. karena ini bukan materi hafalan yang bisa dihafalkan dengan mudah, bahkan materi hitungan saja meskipun sudah diberi rumus masih banyak yang kesulitan. sementara ini seni musik tidak hanya soal menghafal lagu, tidak hanya soal menghafal kunci-kunci gitar lagu, tapi untuk mempraktekan itu kan ada tekhnik dan caranya yang tidak semua orang mampu. kenapa guru tidak mendampingi murid-murid yang tidak bisa bermain musik sepeti saya.
saya pernah melihat di sosmed ada guru musik bersama murid satu kelasnya bernyanyi dan bermain gitar bersama-sama dan mereka bisa kompak, saya rasa itu karena didikan guru yang bisa melatih semua muridnya sampai bisa. tidak seperti yang saya alami yang hanya mencontohkan dan menyuruh muridnya.
saya menulis ini tidak bermaksud apa-apa hanya ingin bercerita kejadian masa lalu yang sampai saat ini masih saya ingat. karena sesuatu yang diingat itu pasti sesuatu yang tidak biasa dialami seseorang yang bisa menjadi kesan atau justru menjadi trauma bagi seseorang yang mengalaminya dam hal ini akan menimbulkan dampak.
Bukan tentang menjadi apa setelahnya tetapi tentang sebuah usaha untuk mendapatkannya
Masih ingat dengan jelas saat pertama kali mengikuti OSPEK masuk perguruan tinggi, ada salah satu kakak dari BEM yang waktu itu menjadi penyelenggara OSPEK memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru dan di akhir pidatonya ia memberikan sebuah kata-kata motivasi
" Lebih baik jadi Kepala ikan Kecil daripada harus menjadi Ekor ikan Besar"
(mungkin tanpa dijelaskan sudah paham makna dari kata-kata tersebut, mungkin kata-kata tersebut juga bukan orisinil dari dia). Kata-kata tersebut yang sampai hari ini masih diingat dan mungkin juga menjadi Do'a buat saya.
"Kepala" bukan berarti menjadi pemimpin tetapi menjadi lebih tinggi daripada yang lain, dan Tuhan mengabulkan do'a saya . Waktu itu Saya merasa bisa menjadi salah satu yang terbaik meskipun bukan yang nomor satu.
"Terbaik kan waktu itu saja, nyatanya sekarang bukan menjadi siapa-siapa" mungkin banyak yang akan bicara demikian " nilai bagus ketika menempuh pendidikan tidak menjamin mendapat pekerjaan yang lebih tinggi dari yang lain" .
Ya itu benar memang banyak yang sekarang lebih sukses lebih berhasil ketika kerja. tetapi saya kembali ke kata-kata yang saya garis bawahi diatas bahwa apapun yang ingin kita capai yang dibutuhkan adalah usaha.
Saya disini hanya ingin bercerita tentang pencapaian saya ketika kuliah, menceritakan moment bahagia saya setelah dinyatakan Lulus Kuliah.
selain kata-kata motivasi itu, waktu kuliah saya selalu mengamalkan untuk Membaca Sholawat .
jadi waktu itu ketika saya menonton Youtube dan disitu ada perempuan muda yang bercerita kehebatan membaca sholawat. Yang saya ingat waktu itu ia mengatakan " ketika kita menginginkan sesuatu jangan minta ke orang tua ataupun orang lain tetapi langsung minta ke Allah SWT insyaallah akan dikabulkan, dan jangan lupa perbanyak membaca Sholawat Nabi."
saya meyakini itu dan setiap kali menginginkan sesuatu dan berdoa selalu saya barengi dengan bacaraan Sholawat. dan saya sangat bersyukur karena saya merasa dengan mudah Tuhan mengabulkan Doa saya padahal saya bukan orang yang rajin beribadah.
jadi mau cerita sedikit bagaimana dasyatnya bacaan Sholawat tersebut.
dulu waktu kuliah semester pertama mendapat nilai cukup memuaskan buat saya, dan semester kedua IP saya turun, disitu saya mulai merasa harus belajar sungguh-sungguh dan banyak berdoa, setiap setelah sholat saya menyempatkan untuk membaca Al-Quran kemudian berdoa dengan baca sholawat dan menyebutkan keinginan saya, sebelum belajar dan sesudah belajar juga membaca sholawat supaya yang saya pelajari tidak lupa ketika mengerjakan ujian, dan ketika ujianpun saya membaca sholawat supaya dilancarkan dimudahkan dan diberi ingatan apa yang sudah saya pelajari.
dari situ saya benar-benar bersyukur IP menjadi naik meskipun IPKnya belum Cumlaud tapi saya terus berusaha di semester2 berikutnya.
biasanya ketika ujian saya dan teman2 saya mengadakan belajar bersama, jadi materi materi yang kami pelajari juga sama tetapi teman saya selalu heran dan mengira saya melakukan kecurangan karena nilai saya selalu paling tinggi padahal yang dipelajari sama. hingga sampai kelulusan Alhamdulillah saya bisa mendapat predikat Dengan Pujian /Cumlaude. disitu saya benar meyakini bahwa Tuhan tidak pernah mengingkari janjinya dan dan akan menolong hambanya yang mau mendekatkan diri kepada-Nya serta meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai Rosulnya.
semoga yang membaca tulisan saya ini dan sedang berjuang untuk mendapatkan sesuatu atau memiliki hajat besar, coba amalkan bacaan Sholawat Nabi dan doa-doa baik lainnya. insyaallah Tuhan mengabulkan. Jangan mudah putus asa dan jangan merasa kamu tidak pantas mendapatkan apa yang sedang kamu harapkan.
Ingat!!!!
RAIHLAH MIMPIMU SETINGGI LANGIT KARENA JIKA KAMU JATUH MAKA KAMU AKAN JATUH DIANTARA BINTANG BINTANG
kata itulah yangs selalu jadi pegangan dan motivasi saya karena kata-kata "mimpi jangan ketiggian kalau jatuh sakit" itu hanya kata-kata orang yang berputus asa, pesimis, dan orang yang memiliki hati iri dengki karena tidak suka melihat orang lain lebih sukses, lebih bahagia dari dirinya.
ibarat kata:
-Jika kamu tidak bisa menjadi presiden kamu masih bisa menjadi Gubernur
-Jika kamu tidak bisa menjadi Gubernur maka kamu masih bisa menjadi Bupati/Walikota
-Jika kamu tidak bisa menjadi Bupati/Walikota kamu masih bisa menjadi Camat
-Jika kamu tidak bisa menjadi Camat kamu masih bisa menjadi Kepala Desa
jadi jika kita tidak bisa menjadi level tertinggi yang kita mau mungkin tempat kita adalah level dibawanya. setidaknya kita akan mengasah kemampuan kita untuk mencapai level yang tertinggi.
tetapi jika kita mengikuti kata-kata orang pesimis tadi kita jadi tidak mau bercita-cita dan mengejar level yang tertinggi karena takut jatuh sakit jadi hanya megejar level yang paling rendah. Lalu jika dilevel terendah saja kita gagal bagaimana? ya kita tidak akan jadi apa-apa dan itu lebih sakit bukan?
buat saya, kita berhasil untuk membahagiakan diri kita dan orang lain yang kita sayang. jika ada orang yang tidak senang melihat kita berhasil dialah orang dengan level terendah dihiduo kita.
Bantu bangkit jika dia punya kemauan, atau abaikan jika dia hanya menjadi perusak keberhasilan kita. hidup tidak akan pernah lepas dari pilihan.
lagi pengen curhat tapi yang orang terdekat gak tau. ya udah cerita disini aja. ada yang punya pengalaman sama gak sih? lagi viral juga soa...